SMP Asisi mengambil langkah proaktif dalam menyambut implementasi penuh Kurikulum Merdeka (KM). Strategi mereka berfokus pada transisi yang mulus bagi Siswa Kelas 7 memasuki Fase D. Tujuannya adalah mengadaptasi mereka pada pola pembelajaran baru yang lebih fleksibel dan berpusat pada proyek.
Fase transisi ini dimulai dengan program orientasi khusus yang lebih mendalam. Siswa Kelas 7 diperkenalkan pada konsep Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL). Ini berbeda dengan sistem berbasis hafalan yang mungkin mereka jalani di Sekolah Dasar.
Pendekatan Kurikulum Merdeka di Asisi menekankan pada pengembangan Profil Pelajar Pancasila. Setiap mata pelajaran diintegrasikan dengan enam dimensi profil. Ini memastikan Siswa Kelas 7 tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan beretika.
Guru dilatih secara intensif untuk menguasai metode ajar yang diferensiasi. Ini berarti pengajaran disesuaikan dengan kebutuhan belajar individu Siswa Kelas 7. Ini menjamin setiap siswa mendapatkan perhatian yang sesuai dengan gaya belajar mereka.
Salah satu inovasi adalah pembelajaran intrakurikuler yang lebih fleksibel. Waktu belajar dirancang untuk eksplorasi dan diskusi alih-alih ceramah satu arah. Ini mendorong Siswa untuk menjadi pembelajar aktif dan mandiri.
Penilaian di Fase D Asisi juga mengalami perubahan signifikan. Fokus beralih dari nilai akhir ke penilaian formatif. Umpan balik berkelanjutan diberikan untuk membantu Siswa mengidentifikasi kelemahan dan memperbaiki proses belajar mereka.
Asesmen diagnostik dilakukan di awal tahun ajaran untuk memetakan kemampuan awal. Data ini menjadi dasar guru dalam menyusun modul ajar yang relevan. Ini memastikan bahwa materi yang diberikan tepat sasaran bagi setiap Siswa.
Peran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sangat sentral. Melalui P5, Siswa belajar mengaplikasikan pengetahuan mereka untuk memecahkan masalah nyata di lingkungan sekolah atau masyarakat. Ini adalah pembelajaran kontekstual.
Keterlibatan orang tua juga ditingkatkan melalui sosialisasi dan workshop. Orang tua diajak memahami filosofi Kurikulum Merdeka. Dengan dukungan rumah, Siswa akan lebih mudah beradaptasi dan meraih sukses belajar.
Strategi transisi SMP Asisi ini menciptakan fondasi yang kuat. Sekolah ini mempersiapkan Siswa untuk berkembang di lingkungan Kurikulum Merdeka. Mereka akan menjadi generasi yang kreatif, kritis, dan siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
